Tag

, ,

candi sewuCandi Sewu adalah komplek candi berlatar Agama Budha terbesar kedua di Jawa tengah yang dibangun pada abad 8 Masehi. Komplek candi ini memiliki 249 bangunan candi yang terdiri atas 1 bangunan candi utama, 8 bangunan candi penjuru, dan 240 bangunan candi perwara yang kesemuanya disusun membentuk denah mandala, yaitu perwujudan alam semesta dalam kosmologi Budha Mahayana. Candi-candi perwara disusun dalam empat deretan, membentuk denah empat persegi panjang. Deretan pertama berjumlah 28 buah, deretan kedua 44 buah, deretan ketiga 80 buah, dan deretan keempat 88 buah. Seluruh candi perwara berorientasi keluar, membelakangi candi utama.

manjusri grhaCandi utama terletak di halaman pusat, menghadap ke timur. Denahnya berbentuk polygon bersisi 20, memiliki satu bilik utama dan empat ruang penampil.

Sumber tertulis mengenai Candi Sewu dapat ditemukan pada Prasasti Kelurak dan Prasasti Manjusrigrha dari Kerajaan Mdang (Mataram Kuno). Prasasti Manjusrigrha ditemukan di sebelah kanan tangga masuk candi perwara. Ditulis di atas batu andesit, berhuruf Jawa kuno, berbahasa Melayu kuno yang mengandung unsur kata Sansekerta. Prasasti Manjusrigrha menjelaskan tentang perayaan Prasada, Wajrasana Manjusrigrha pada tahun 714 Saka (792 Masehi).

Prasasti Kelurak berangka tahun lebih tua yakni 704 Saka (782 Masehi), ditemukan di dekat Candi Lumbung sebelah selatan Candi Sewu. Prasasti ini berbahasa Sansekerta, menyeru Triratna, dan memperingati pendirian sebuah bangunan suci dan arca Manjusri oleh pendeta Kumarogosha dan Gandidwipa. Bangunan yang dimaksud tidak lain adalah Candi Sewu meski bukan bentuknya yang sekarang, karena kemungkinan Candi Sewu telah dibangun tiga kali. Candi yang disebut dalam Prasasti Kelurak adalah Candi Sewu tahap pembangunan pertama. Manjusri adalah Bodhisattwa yang bertugas membasmi kebodohan (awidya).manjucri grha

Candi utama

candi perwara candi sewu

Candi perwara

arca budha candi sewu

Arca Budha candi perwara

relief bodhisatva

Relief Bodhisattwa Candi Sewu

Saat ini Candi Sewu secara administratif terletak di Dusun Bener, Desa Bugisan, Prambanan, Klaten, Jateng. Temasuk dalam taman wisata candi bersama Candi Prambanan.

Sumber: Sedyawadi E., Hariani S., Hasan D., Ratnaesih M., Wiwin D.S.R., dan Chaidir A. 2013. Candi Indonesia: Seri Jawa: Indonesian – English. Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman. Direktorat Jendral Kebudayaan. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan