Tag

, ,

Candi Lumbung terletak di dalam kawasan wisata Candi Prambanan – Candi Sewu. Letaknya berada di antara Candi Prambanan dengan Candi Bubrah. Secara administratif candi ini berada di Desa Tlogo, Kec. Prambanan, Klaten, Jawa Tengah.

Candi Lumbung merupakan komplek percandian yang terdiri dari sebuah candi induk dengan 16 candi perwara. Ke 16 candi perwara mengelilingi candi induk membentuk denah persegi empat. Candi induk berdenah polygon bersisi 20, dengan penampil di keempat sisinya, tiga diantaranya berupa relung. Candi Induk menghadap ke timur.

candi lumbung

Candi induk

Candi Lumbung bercorak Budha dan terletak cukup dekat dengan gugusan candi-candi Budha di utaranya. Seperti yang kita ketahui selain Candi Lumbung ada Candi Bubrah dan Candi Sewu yang termasuk dalam Kawasan Wisata Candi Prambanan – Candi Sewu. Di luar kawasan wisata bisa dijumpai Candi Gana (Asu), Reruntuhan Candi Lor, dan reruntuhan Candi Kulon yang secara berturut-turut terletak di timur, utara, dan barat Candi Sewu. Kesemuanya merupakan candi bercorak Budha.

candi lumbung klaten

Candi perwara yang berbentuk menara, seperti lumbung

Keberadaan Candi Bubrah, Gana (Asu), reruntuhan Candi Lor dan Kulon sering dikaitkan dengan konsep kosmologi yang diterapkan pada Candi Sewu, yakni menempatkan Candi Sewu sebagai pusat, sedangkan Candi Gana beserta candi-candi lain yang terletak di empat penjuru mata angin utama, sebagai subordinat. Tapi mungkin tidak demikian dengan Candi Lumbung. Jika candi ini disejajarkan sebagai subordinat dari Candi Sewu justru akan membentuk denah yang tak simetris. Selain itu Candi Lumbung merupakan komplek percandian, berbeda dengan Candi Bubrah, Gana (Asu), Lor, dan Kulon yang merupakan candi tunggal. Mungkin, meski sama-sama bercorak Budha tapi Candi Lumbung merupakan candi yang terpisah dari kosmologi Candi Sewu.

Candi Lumbung merupakan peninggalan dari Kerajaan Mdang (Mataram Kuno) dari abad 9 – 10 Masehi.

Opini Penulis