Tag

, ,

Keberadaan Candi Prambanan diketahui dari Prasasti Siwagrha keluaran Rakai Kayuwangi pada tahun 778 Saka atau 856 Masehi. Dalam prasati tersebut dijabarkan mengenai adanya bangunan candi siwaistis yang memiliki kesesuaian dengan Candi Prambanan. Namun hipotesa yang berkembang adalah bahwa Candi Prambanan didirikan atas perintah Rakai Pikatan yang turun tahta pada tahun itu juga.

The existence of Prambanan Temple was known from Siwagrha inscriptions, the output of Rakai Kayuwangi in 778 Saka or 856 Masehi. The inscription was described the existence of Siwaistis temple building which has related  with Prambanan Temple. But arising hypothesis state that Prambanan Temple was established by order of Rakai Pikatan who abdicated in that year.

Laporan pertama kali tentang Candi Prambanan ditulis oleh C.A. Lons yang mengunjungi Jawa Tengah di tahun 1733. Dalam laporannya dinyatakan bahwa Candi Prambanan dalam kondisi runtuh. Kemudian baru pada tahun 1883 Candi Prambanan mulai dipugar hingga tahun 2002.

The first report about Prambanan Temple written by C.A. Lons who visited Central Java in 1733. In this report  stated that Prambanan temple was collapse. Then restoration  Prambanan Temple started in 1883 until 2002.

Komplek Candi Prambanan dibagi atas tiga halaman. Halaman utama seluas 110 x 110 meter merupakan lokasi di mana candi-candi utama berada. Secara total terdapat 16 bangunan berada di halaman utama yakni Candi Brama, Candi Siwa, Candi Wisnu, tiga buah Candi Wahana, dua buah Candi Apit, emat buah Candi Sudut di setiap sudut halaman, dan empat buah Candi Kelir sebagai pelindung tempat suci di setiap pintu masuk halaman utama. Halaman kedua mengelilingi halaman utama dengan luas 222 x 222 meter. Pada halaman kedua terdapat candi perwara sejumlah 224 buah. Halaman ketiga mengelilingi halaman kedua dengan luas 390 x 390 meter tanpa bangunan yang berdiri di atasnya.

Prambanan temple complex is divided into three pages. The place where the main temples locted is 110 meter square.  Totally, there are 16 buildings located on the main page, concist of Brama Temple , Shiva temple, Vishnu temple, three Wahana temple, two Apit Temple, four  Sudut Temple in every corner of the page, and four Kelir Temple as a protector of holy places in each door. The second yard, surround the main yard is as large as 222 x 222 meters. On the second page there are some 224 temples ancillary units. The third page surround second page with an area of 390 x 390 meters with no buildings standing on it.

Candi-candi utama di Komplek Candi Prambanan memiliki arca-arca di dalam biliknya yang sesuai dengan posisinya. Arca-arca dewa Trimurti (Brahma, Siwa Mahadewa, Wisnu) masing-masing berada di Candi Brahma, Siwa, dan Wisnu. Arca-arca wahana yang merupakan kendaraan dewa Trimurti masing-masing berada di Candi Angsa, Nandi, dan Garuda. Dari ketiga arca wahana hanya Arca Nandi yang masih dapat dijumpai, sedangkan arca angsa dan arca garuda telah hilang.

The main temples at Prambanan temple complex has statues in his cell in apporpriate  with the position. God statues Trimurti (Brahma, Shiva Mahadeva, Vishnu) respectively located in the temple of Brahma, Shiva, and Vishnu. Statues vehicle which is a vehicle of each god Trimurti located in Swan Temple, Nandi and Garuda. Only Nandi statue can still be found, while the Swan statues and Garuda statues have been lost.

Wisnu

Brahma

Surya

Candra

Selain Arca Siwa Mahadewa, dibilik Candi Siwa juga dijumpai tiga arca lain yakni Arca Siwa Mahaguru, Arca Durgamahisasuramardini, dan Arca Ganesa. Begitu juga di bilik Candi Nandi, selain Arca Nandi juga dijumpai Arca Surya dan Arca Candra.

Not only Arca Shiva Mahadeva can be found in Shiva Temple but also Arca Shiva Mahaguru, Arca Durgamahisasuramardini, and Arca Ganesa. In Nandi temple also can be found Arca Surya and Arca Candra (not only Arca Nandi).

Selain menampilkan relief sulur dan hewan-hewan yang merupakan usaha untuk menyesuaikan kondisi candi sebagai tempat tinggal para dewa seperti layaknya Gunung Mahameru, Candi Prambanan juga menampilkan Relief Ramayana yang terletak di langkan Candi Siwa dan Brahma, serta Relief Krisnayanan yang terletak di langkan Candi Wisnu. Keduanya merupakan Wiracarita yang berasal dari India. Relief Ramayana mengisahkan tentang perjuangan Rama untuk memperoleh kembali istrinya yang telah diculik oleh Rahwana, sedangkan Relief Kresnayana mengisahkan tentang perkawinan antara Krisna dan Rukmini yang diwarnai dengan peristiwa penculikan.

Not only showing relief vine and animals which was as an attempt to adjust the conditions of the temple as an abode of the gods like Mount Mahameru, Prambanan also have Relief Ramayana which is located on the ledge of Shiva and Brahma Temple, and Relief Krisnayanan that is located on the ledge of Vishnu Temple. Both are derived from the Indian epic. Relief Ramayana tells of Rama’s struggle to regain his wife who had been abducted by Ravana, while Relief Kresnayana tells the story of the marriage of Krishna and Rukmini are colored with the kidnapping.

Sumber: Soekmono R. 2007. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia 2. Kanisius. Yogyakarta | BP3 Yogyakarta