Tag

, ,

Secara administratif Candi Ijo terletak di Dusun Groyokan, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Sleman. Candi Ijo merupakan komplek percandian yang terdiri dari tujuh belas bangunan. Ketujuh belas bangunan tersebut terbagi ke dalam sebelas teras yang semakin meninggi ke belakang. Berdasarkan keletakanya pada teras-teras, kesemua bangunan tersebut masih dikelompokkan lagi menjadi delapan kelompok.

Untuk memudahkan penyebutanya, bangunan-bangunan tersebut dinamai dengan alfabet. Candi A, B, C, dan D terletak pada teras sebelas. Candi E terletak pada teras sembilan. Candi F, G, H, I, J, K, dan L terletak pada teras delapan. Candi M, N, O terletak pada teras lima. Candi P terletak pada teras empat. Candi Q terletak pada teras satu.

Teras sebelas adalah teras utama, pada teras ini terdapat sebuah candi induk dan tiga buah candi perwara. Bangunan-bangunan candi pada teras sebelas ini belum dapat diketahui masa pendirianya. Secara relatif,  berdasarkan gaya bangunanya diperkirakan berasal dari abad 9 hingga 10 Masehi. Ciri tersebut tampak pada profil kaki candi yang menggunakan bingkai setengah lingkaran dan bingkai sisi genta berbentuk kalamakara yang memiliki kemiripan dengan kalamakara dari candi-candi kawasan Prambanan.

Kitab-kitab india kuno menyebutkan bahwa pemilihan lokasi untuk didirikannya suatu bangunan suci dinilai lebih berharga dibandingkan bangunan itu sendiri. Lokasi tersebut biasanya subur dan tidak jauh dari mata air. Pada kenyataannya Candi Ijo menempati lahan yang tidak subur dan jauh dari mata air, yakni terletak pada Bukit Ijo pada ketinggian 410 m di atas permukaan laut. Kondisi ini mengesankan bahwa pendirian Candi Ijo bukan diperuntukkan bagi dewa. Hingga kini belum diperoleh kepastian interpretasi mengenai hal ini.

Sumber: BP3 Yogyakarta