Tag

, ,

Secara administratif Candi Gebang terletak di Dusun Gebang, Kelurahan Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman. Candi Gebang pertama kali ditemukan pada tahun 1936 dalam kondisi runtuh total. Penemuan Candi Gebang kemudian ditindaklanjuti oleh Dinas purbakalaan Belanda dengan melakukan ekskavasi arkeologis, dan pada tahun 1940 Candi Gebang selesai dipugar.

Bangunan Candi Gebang menghadap ke arah timur dengan satu bilik tanpa tangga masuk. Di dalam bilik tersebut terdapat sebuah yoni. Keberadaan yoni menunjukan bahwa latar belakang keagamaan Candi Gebang adalah agama Hindu.

Di relung sisi kanan pintu masuk terdapat arca Nandiswara. Nandiswara adalah dewa penjaga arah mata angin dan sering dijumpai bersama Mahakala. Untuk arca Mahakala di Candi Gebang seharusnya berada di relung sisi kiri pintu masuk, tetapi arca ini tidak pernah ditemukan semanjak candi ditemukan. Selain relung sisi kanan dan kiri pintu masuk, di Candi Gebang juga dijumpai tiga buah relung di tubuh candi. Relung-relung tersebut terletak di sisi utara, selatan, dan barat. Relung sisi utara dan selatan kosong sedangkan relung sisi barat berisi arca ganesa yang duduk di atas lapik berbentuk yoni.

Arca Nandiswara

Arca Ganesa

Masa pendirian Candi Gebang belum bisa diketahuai dengan pasti. Namun jika dilihat dari ciri arsitekturnya, Candi Gebang diperkirakan didirikan pada periode tua, yakni sekitar tahun 730 hingga 800 Masehi. Ciri arsitektur tersebut tampak pada relief kepala manusia yang terpahat pada atap candi. Ciri semacam ini dinamakan dengan kudu.

Sumber: BP3 Yogyakarta